Advertisement

Setia Abadi Bersholawat, Ribuan Jamaah Padati Tabligh Akbar Maulid Nabi di Sidorejo Madiun

MADIUN |Lawu TV – Ribuan jamaah memadati kawasan depan Toko Besi Setia Abadi, Gantrung, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, dalam gelaran Setia Abadi Bersholawat yang dirangkai dengan Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah.

Jamaah datang dari berbagai daerah, tidak hanya dari Kabupaten Madiun, tetapi juga dari Ponorogo dan Magetan. Mereka memenuhi sepanjang jalan raya untuk mengikuti rangkaian pengajian dan bersholawat bersama.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah tokoh agama, para kiai, jajaran MWC NU, serta unsur pemerintah. Camat Kebonsari hadir mewakili Bupati Madiun yang berhalangan hadir.

Suasana semakin khidmat dengan penampilan grup sholawat Gandrung Sholawat Ahbabul Mustofa Madiun bersama Gus Rofi. Lantunan sholawat yang ditujukan sebagai bentuk kecintaan dan penghormatan kepada Baginda Nabi Muhammad SAW menggema di tengah ribuan jamaah.

Sohibul bait sekaligus pemilik Toko Setia Abadi, Titik Mudawamah, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, mulai dari tahap persiapan hingga pelaksanaan.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya acara ini. Semoga Allah memberikan pahala dan ganjaran yang berlipat atas segala upaya, baik tenaga, waktu maupun pikiran yang telah dicurahkan untuk kegiatan ini,” ungkap Titik.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari safari Maulid Nabi Muhammad SAW, tetapi juga dirangkai dengan acara tasyakuran keluarga.

“Selain kegiatan safari Maulid Nabi, malam ini juga kami rangkai dengan tasyakuran cucu kami, Ziva, yang kebetulan bertepatan dengan malam ini,” imbuhnya.

Guyub Rukun Menuju Indonesia Berkah

Tabligh Akbar menghadirkan Nyai Mitroatin dari Bojonegoro, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bojonegoro. Ia menyampaikan tausiah atau mauidhoh hasanah dengan tema “Guyub Rukun dengan Bersholawat Menuju Indonesia Berkah.”

Pesan tentang pentingnya menjaga kerukunan, kebersamaan dan memperkuat kecintaan kepada Rasulullah SAW menjadi bagian penting dalam tausiah tersebut. Iringan sholawat yang terus dilantunkan jamaah semakin menambah suasana syahdu dan khidmat.

Antusiasme jamaah terlihat sejak sebelum acara dimulai. Salah seorang jamaah, Indah Permatasari, mengaku sengaja datang sejak sore dari Slahung, Kabupaten Ponorogo, untuk mengikuti kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, malam ini acaranya luar biasa. Jamaah yang hadir membludak sampai memenuhi sepanjang jalan. Tuan rumah juga menyediakan berbagai hadiah, mulai dari aneka peralatan rumah tangga, sayuran, doorprize, hingga undian semen sebanyak 25 zak untuk jamaah,” katanya.

Indah mengatakan, kehadirannya bukan semata untuk mengikuti pengajian, tetapi juga diniatkan untuk mencari keberkahan sekaligus menambah ilmu.

“Kami sengaja hadir sejak sore dan datang jauh dari Slahung, Ponorogo. Kami niatkan untuk ngalap berkah sekaligus tholabul ilmi. Mubalighah Bu Nyai Mitroatin juga sangat memberikan kesan yang bagus dalam setiap ceramahnya di beberapa tempat. Karena itu kami sengaja hadir,” tambahnya.

Gelaran Setia Abadi Bersholawat tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Ribuan jamaah mengikuti rangkaian acara dengan tertib, menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi juga momentum mempererat silaturahmi dan semangat guyub rukun di tengah masyarakat.(goes)

About The Author