Advertisement

Festival Literasi Magetan 2026 Resmi Digelar, Hadirkan Pameran, Bazar hingga Hiburan untuk Masyarakat

MAGETAN, LAWUTV.COM – Upaya meningkatkan budaya literasi sekaligus mendekatkan layanan perpustakaan kepada masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Magetan. Salah satunya melalui Festival Literasi Hari Kunjung Perpustakaan Tahun 2026 yang digelar pada 10–13 September 2026.

Mengusung tema “Literasi Bergerak, Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan”, festival ini tidak hanya menghadirkan kegiatan membaca dan pameran literasi, tetapi juga dikemas sebagai ruang edukasi, rekreasi, pelayanan publik, serta pemberdayaan masyarakat.

Seluruh rangkaian kegiatan dipusatkan di Graha Pusat Literasi, Jalan Raya Sarangan KM 10, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan.

Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan. Pada agenda pameran, masyarakat dapat menikmati pameran Monumen Pers, Mageti Art, Mading 3D, naskah kuno, hingga pameran lukisan karya pengawas tingkat SLTA.

Sementara itu, untuk hiburan dan rekreasi publik, panitia menghadirkan Wayang Kulit Dalang Perempuan, bazar buku, bazar UMKM, bazar TPBIS, pesta rakyat, senam bersama, live music, lomba mewarnai, serta kegiatan read aloud.

Festival ini juga semakin menarik karena masyarakat mendapatkan kesempatan mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi. Di antaranya layanan Samsat keliling, layanan administrasi kependudukan, layanan Letter C, donor darah, hingga layanan kesehatan gratis.

Dengan konsep tersebut, Festival Literasi 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial dalam memperingati Hari Kunjung Perpustakaan, tetapi benar-benar menjadi momentum untuk membangun kebiasaan masyarakat dalam memanfaatkan perpustakaan dan berbagai sumber pengetahuan.

Dorong Literasi Menjadi Gerakan Bersama

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan, Endang Ambarwati, berharap kegiatan tersebut dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan festival literasi membutuhkan dukungan dan keterlibatan berbagai pihak, terutama dunia pendidikan. Sinergi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan diharapkan semakin memperkuat gerakan literasi di kalangan pelajar dan masyarakat.

Endang juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang dengan konsep yang semakin berkembang, sehingga Festival Literasi benar-benar menjadi agenda yang ditunggu masyarakat Magetan.

Bukan Sekadar Membaca Buku

Festival Literasi Magetan 2026 menunjukkan bahwa literasi memiliki cakupan yang jauh lebih luas. Literasi bukan sekadar kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan masyarakat memperoleh informasi, memahami pengetahuan, mengembangkan kreativitas, serta mengambil keputusan secara bijak.

Kehadiran bazar UMKM, pertunjukan seni, pameran karya, pelayanan kesehatan, administrasi kependudukan hingga kegiatan anak-anak memperlihatkan bahwa perpustakaan dapat menjadi ruang publik yang hidup dan terbuka bagi semua kalangan.

Karena itu, masyarakat Magetan dan sekitarnya diajak untuk memanfaatkan momentum 10–13 September 2026 tersebut dengan datang langsung ke Graha Pusat Literasi.

Festival Literasi 2026 diharapkan menjadi langkah nyata untuk menjadikan literasi sebagai gerakan bersama, sekaligus membangun Magetan yang semakin nyaman, maju, kreatif dan berkelanjutan.(goes)

About The Author