Advertisement

Festival Literasi Magetan 2026 Resmi Digelar, Wayang “Ebes” dan Karawitan Snesma Jadi Sajian Budaya

MAGETAN, lawutv.com – Festival Literasi Kabupaten Magetan Tahun 2026 kembali digelar sebagai ruang untuk mendorong budaya membaca sekaligus memperkuat kecintaan generasi muda terhadap seni dan budaya lokal.

Mengusung tema “Literasi Bergerak, Magetan Nyaman, Maju, dan Berkelanjutan”, Festival Literasi berlangsung pada 10–13 September 2026. Kegiatan ini menjadi kolaborasi berbagai pihak, khususnya Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Arpus) Kabupaten Magetan bersama Dinas Pendidikan serta satuan pendidikan di Kabupaten Magetan.

Salah satu rangkaian yang menarik perhatian adalah Pagelaran Wayang “Ebes” dan Pentas Karawitan “Kalimasada” Snesma dalam rangka Festival Literasi Kabupaten Magetan. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung Kamis, 10 September 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Graha Pusat Literasi.

Pagelaran ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi pelajar untuk mengenal lebih dekat seni tradisional, khususnya wayang dan karawitan. Selain itu, dalam kegiatan tersebut juga terdapat pameran Mading 3D Snesma yang menjadi bagian dari kreativitas dan ekspresi literasi para siswa.

Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Magetan, Endang Ambarwati, M.M., berharap seluruh rangkaian Festival Literasi tahun ini dapat berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama generasi muda.

Menurutnya, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan peran serta berbagai pihak, khususnya Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan dan sekolah-sekolah yang ikut mengambil bagian.

“Harapannya acara ini bisa sukses dan terus dapat dilaksanakan pada tahun-tahun yang akan datang. Kerja sama serta peran serta, terutama dari Dinas Pendidikan Kabupaten Magetan, menjadi semangat yang akan membawa acara ini nantinya sukses,” ungkap Endang.

Ia menilai, sinergi antara dunia pendidikan dengan Dinas Arpus menjadi bagian penting dalam membangun budaya literasi di kalangan pelajar. Literasi, menurutnya, tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga dapat diwujudkan melalui kreativitas, seni, budaya, serta kemampuan siswa dalam menyampaikan gagasan.

Festival Literasi Kabupaten Magetan 2026 diharapkan mampu menjadi agenda yang terus berkembang dari tahun ke tahun. Dengan dukungan pemerintah daerah, sekolah, guru, pelajar, komunitas, dan masyarakat, gerakan literasi di Magetan diharapkan semakin hidup dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan daerah.

Wayang, karawitan, mading 3D, dan berbagai kegiatan literasi lainnya menjadi bukti bahwa literasi dapat dikemas secara kreatif, menyenangkan, sekaligus tetap berakar pada budaya lokal.(goes)

About The Author