Advertisement

MAN 1 Magetan Hadirkan Baharuddin Kashira, Bangun Motivasi dan Semangat Siswa Meraih Masa Depan

MAGETAN – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Magetan menggelar kegiatan motivasi bagi para siswa dengan menghadirkan Baharuddin Kashira, tokoh yang berasal dari Sorong, Papua Barat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan dorongan kepada siswa agar terus belajar, berjuang, serta memiliki semangat dalam meraih cita-cita.

Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MAN 1 Magetan tersebut mengangkat pesan tentang pentingnya membangun keyakinan terhadap kemampuan diri. Para siswa tampak mengikuti kegiatan dengan penuh perhatian saat pemateri menyampaikan motivasi di hadapan mereka.

Dalam materi motivasinya, Baharuddin Kashira mengajak para siswa untuk tidak membatasi impian hanya karena kondisi yang dihadapi saat ini.

“Jangan batasi impianmu dengan keadaanmu hari ini. Yakin, usaha, dan doa adalah kunci menuju kesuksesan,” demikian pesan motivasi dari Kepala MAN 1,  Anna Zuhrufiyah Nurany,

Pesan tersebut menekankan bahwa kondisi saat ini bukan menjadi alasan untuk berhenti bermimpi. Sebaliknya, siswa didorong untuk menjadikan pendidikan, kerja keras, dan doa sebagai bagian dari proses menuju keberhasilan.

MAN 1 Magetan sendiri mengusung semangat “Islami, Unggul, Berprestasi”. Kegiatan motivasi seperti ini diharapkan tidak hanya memberikan dorongan secara akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa agar memiliki mental yang kuat, optimistis, dan bertanggung jawab terhadap masa depan.

Selain itu, terdapat pesan “Terus Belajar, Terus Berjuang, Raih Masa Depan Gemilang” yang menjadi penguat semangat kegiatan tersebut.

Kegiatan motivasi ini digelar pada 31 Agustus 2026. Kehadiran pemateri dari Sorong–Papua Barat juga memberikan perspektif dan pengalaman berbeda bagi para siswa, khususnya dalam membangun keberanian untuk memiliki cita-cita dan terus berusaha mencapainya.

Namun, motivasi tentu perlu berjalan beriringan dengan proses pendidikan yang konsisten. Dukungan dari sekolah, guru, keluarga, serta lingkungan juga menjadi faktor penting agar semangat siswa tidak berhenti sebatas kegiatan motivasi, tetapi dapat diwujudkan dalam kebiasaan belajar dan prestasi nyata.

Melalui kegiatan tersebut, MAN 1 Magetan berupaya menanamkan pesan bahwa ilmu merupakan cahaya, motivasi menjadi bahan bakar, sementara tindakan adalah kunci perubahan. Dengan demikian, siswa diharapkan mampu menjadikan masa sekolah sebagai momentum untuk mempersiapkan diri menuju masa depan yang lebih baik.(goes)

About The Author