MAGETAN – Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, memberikan pesan penting kepada mahasiswa baru Universitas Negeri Surabaya (UNESA) Kampus 5 Magetan. Ia mengingatkan mahasiswa agar tidak hanya berorientasi pada nilai akademik dan ijazah, tetapi juga aktif membangun pengalaman, kreativitas, kemampuan komunikasi, kepemimpinan, serta keterampilan lain yang dibutuhkan di dunia kerja.
Pesan tersebut disampaikan Emil melalui tayangan video dalam pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UNESA Kampus 5 Magetan, Selasa (18/8/2026).
Dalam sambutannya, Emil mengapresiasi kehadiran UNESA di Magetan. Menurutnya, keberadaan perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam memperluas akses pendidikan sekaligus membangun ekosistem akademik yang mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.
Emil menilai Magetan memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan oleh generasi muda, mulai dari sektor pariwisata, agrobisnis, peternakan hingga hortikultura.
Potensi tersebut, kata dia, membutuhkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kompetensi akademik, tetapi juga mampu melihat peluang, beradaptasi dan menghadirkan berbagai inovasi.
“Gunakan kreativitas, jangan mudah menyerah saat menghadapi tantangan, dan pandailah mengidentifikasi peluang sekecil apa pun,” ujar Emil.
Ijazah Bukan Satu-Satunya Penentu
Emil secara khusus mengingatkan mahasiswa baru bahwa ijazah bukan satu-satunya modal untuk meraih kesuksesan di dunia kerja.
Menurutnya, pengalaman berorganisasi, keterlibatan dalam kegiatan pengabdian masyarakat, jiwa kewirausahaan, kemampuan berkomunikasi, hingga kepemimpinan atau soft skills menjadi nilai tambah yang semakin penting dalam menghadapi persaingan profesional.
Karena itu, Emil mendorong mahasiswa memanfaatkan masa kuliah sebaik mungkin untuk membangun portofolio dan memperkaya pengalaman.
“Selama di kampus, jangan hanya mengejar lulus. Isilah masa kuliah tiga hingga empat tahun dengan memperkaya portofolio diri lewat hal-hal positif. Tunjukkan bahwa Anda tidak hanya menguasai teori, tetapi juga punya pernah berkecimpung dalam tantangan di dunia nyata,” tegasnya.
Dorong Mahasiswa Berani Keluar dari Zona Nyaman
Pesan Emil tersebut menjadi pembekalan penting bagi mahasiswa baru UNESA Kampus 5 Magetan. Mereka didorong untuk tidak sekadar menjadi pembelajar di ruang kelas, tetapi juga berani mengambil pengalaman di luar kegiatan akademik.
Pengalaman organisasi, kegiatan sosial, kewirausahaan maupun berbagai aktivitas kreatif dinilai dapat menjadi bekal penting ketika mahasiswa memasuki dunia profesional.
Terlebih, tantangan dunia kerja saat ini menuntut lulusan perguruan tinggi memiliki kemampuan yang lebih luas. Penguasaan teori harus berjalan beriringan dengan kemampuan memecahkan masalah, bekerja sama, berkomunikasi dan membaca peluang.
Kehadiran UNESA Kampus 5 di Magetan pun diharapkan tidak hanya memperluas akses masyarakat terhadap pendidikan tinggi, tetapi juga melahirkan generasi muda yang mampu mengembangkan potensi daerah.
Bagi mahasiswa baru, pesan Emil menjadi pengingat bahwa perjalanan kuliah bukan sekadar mengejar selembar ijazah. Kampus merupakan ruang untuk membangun kompetensi, karakter, pengalaman dan jaringan sebagai bekal menghadapi dunia nyata serta persaingan global.(goes)

















