MAGETAN |Lawu TV – SMAN 1 Parang, Kabupaten Magetan, terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membekali peserta didik dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal menghadapi masa depan. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui Program SMA Double Track (DT) yang secara rutin mendapatkan monitoring dan evaluasi (Monev).
Kegiatan Monev Double Track Tahun 2026 tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pelaksanaan program keterampilan di sekolah berjalan sesuai dengan tujuan dan rencana yang telah ditetapkan.
Dalam program tersebut, siswa mendapatkan pembekalan keterampilan, di antaranya Tata Boga dan Desain Grafis. Hasil pelatihan juga diarahkan agar siswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi mampu menghasilkan karya maupun produk yang memiliki nilai dan dapat dikembangkan menjadi peluang di masa mendatang.
Monev dilakukan untuk melihat perkembangan pelaksanaan pelatihan, mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi sekolah maupun siswa, sekaligus menyusun solusi dan masukan guna meningkatkan kualitas program.
Plt. Kepala SMAN 1 Parang, Asmaul Kusnah, S.Pd., M.Pd., menempatkan pengembangan potensi siswa sebagai salah satu perhatian utama.
Berbagai upaya terus dilakukan agar SMAN 1 Parang tidak sekadar menjadi tempat belajar, tetapi mampu menjadi sekolah yang memiliki prestasi, keterampilan, kreativitas, serta memberikan kebanggaan bagi masyarakat dan Kabupaten Magetan.
Upaya tersebut tentu membutuhkan proses dan kerja bersama. Karena itu, pengembangan sekolah tidak hanya bertumpu pada kepala sekolah, tetapi juga melibatkan guru, tenaga kependidikan, siswa, orang tua, serta berbagai pihak yang mendukung kemajuan pendidikan.
Program Double Track menjadi salah satu bagian dari ikhtiar tersebut. Dengan keterampilan yang dimiliki, siswa diharapkan mempunyai pilihan lebih luas setelah menyelesaikan pendidikan, baik melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi, memasuki dunia kerja, maupun mengembangkan usaha secara mandiri.
Asmaul Kusnah juga terus mendorong agar setiap potensi yang dimiliki siswa dapat dikembangkan secara maksimal. Targetnya bukan hanya prestasi akademik, tetapi juga prestasi nonakademik dan keterampilan yang mampu memberikan nilai tambah bagi peserta didik.
“Double Track Tata Boga SMAN 1 Parang, membekali siswa dengan keterampilan, membangun masa depan penuh peluang,” menjadi semangat yang diusung dalam pelaksanaan program tersebut.
Dengan komitmen dan kerja keras seluruh warga sekolah, SMAN 1 Parang diharapkan mampu terus berkembang menjadi sekolah yang semakin berkualitas, melahirkan siswa-siswi berprestasi dan berkarakter, sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Magetan di berbagai bidang.(goes)



















