MAGETAN – Sarangan tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata unggulan di lereng Gunung Lawu, tetapi kini juga menjadi pusat pertemuan ilmuwan dunia. Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menggelar konferensi internasional ICAPSTURE 2026 dengan menghadirkan peserta dan pembicara dari berbagai negara.
Konferensi internasional bertema “Integrating Applied Physics for Sustainable Future” ini menghadirkan akademisi, peneliti, dosen, mahasiswa, serta praktisi dari berbagai negara untuk berbagi hasil riset dan inovasi di bidang fisika terapan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.
Sejumlah pakar dunia hadir sebagai keynote speaker, di antaranya Prof. Dr. Michael Phillips dari Monash University Australia, Prof. Dr. Hab. Inż. Jacek Ryl dari Gdańsk University of Technology Polandia, serta Prof. Paulus Insap Santosa dari Universitas Gadjah Mada. Konferensi ini juga menghadirkan sejumlah pembicara undangan dari Indonesia dan Singapura.
Berbagai topik strategis dibahas dalam konferensi ini, mulai dari kecerdasan buatan (AI), energi terbarukan, nanoteknologi, Internet of Things (IoT), robotika, biofisika, hingga pemodelan lingkungan. Seluruh makalah terpilih akan dipublikasikan pada IOP Conference Series yang terindeks Scopus, sehingga memberikan nilai akademik tinggi bagi para peserta.
Wakil Bupati Magetan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UNESA yang memilih Kabupaten Magetan sebagai lokasi penyelenggaraan konferensi internasional tersebut. Menurutnya, kegiatan berskala global ini tidak hanya mengangkat nama Magetan di tingkat internasional, tetapi juga memberikan dampak positif bagi sektor pendidikan, pariwisata, dan perekonomian daerah.
“Kami mengapresiasi dan sangat mendukung apa yang dilakukan UNESA. Kegiatan internasional seperti ini menjadi langkah nyata dalam memperkenalkan potensi Magetan kepada dunia sekaligus mendorong kemajuan daerah melalui kolaborasi pendidikan, riset, dan inovasi. Semoga kerja sama seperti ini terus berlanjut dan semakin berkembang,” ujar Wakil Bupati Magetan.
Sementara itu, penyelenggaraan ICAPSTURE 2026 di kawasan wisata Sarangan diharapkan mampu menjadi wadah lahirnya berbagai gagasan ilmiah yang dapat memberikan solusi terhadap tantangan pembangunan berkelanjutan, sekaligus memperkuat sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan masyarakat.
Melalui konferensi ini, UNESA menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berdampak nyata bagi pembangunan bangsa, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam jejaring riset internasional.(goes)
















