Advertisement

Semarak Hari Santri 2026 di Bendo, Perkuat Pendidikan Madrasah Sekaligus Dongkrak UMKM

MAGETAN |Lawu TV – Peringatan Hari Santri Nasional 2026 di wilayah Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan, berlangsung meriah di Lapangan Bendo. Kegiatan yang melibatkan peserta didik dari jenjang RA, MIN, MTs, hingga MA ini tidak hanya menjadi momentum mempererat silaturahmi keluarga besar madrasah, tetapi juga diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kecamatan Bendo.

Kegiatan tersebut diikuti ratusan peserta yang terdiri atas anak-anak didik, guru, dan wali santri. Sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Bendo turut hadir, di antaranya Camat Bendo, Kapolsek Bendo, Danramil Bendo atau perwakilannya, serta jajaran Kementerian Agama Kabupaten Magetan.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Magetan, Taufikurrohman, diwakili Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penma), Sujud.

Suasana kegiatan semakin semarak dengan pelaksanaan jalan santai yang diikuti para peserta. Panitia juga menyediakan beragam hadiah menarik sehingga menambah antusiasme anak-anak, guru, dan wali santri. Kehadiran peserta dalam jumlah besar diharapkan memberikan dampak positif, bukan hanya bagi dunia pendidikan, melainkan juga bagi aktivitas ekonomi masyarakat sekitar lokasi acara.

Kasi Penma Sujud mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, terselenggaranya acara ini merupakan hasil kerja sama para guru, wali murid, serta jajaran Kementerian Agama, khususnya di wilayah Kecamatan Bendo.

Ia berharap peringatan Hari Santri dapat terus dilaksanakan setiap tahun dengan penyelenggaraan yang semakin baik dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.

Sujud juga menekankan pentingnya komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan memberikan layanan terbaik bagi peserta didik di lingkungan madrasah Kabupaten Magetan.

Apresiasi serupa disampaikan Kepala MTsN 9 Magetan, Suharno. Ia menilai kegiatan Hari Santri di Kecamatan Bendo sebagai momentum penting untuk mempererat hubungan antara guru, wali santri, dan seluruh unsur pendidikan.

Menurutnya, kekompakan tenaga pendidik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan proses belajar mengajar. Para guru diharapkan terus menjaga kebersamaan dan meningkatkan kualitas pendampingan terhadap peserta didik.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Hari Santri di Kecamatan Bendo ini. Harapan saya, para guru selalu kompak dalam mendidik anak-anak dan bersama-sama memberikan yang terbaik bagi peserta didik. Dengan kebersamaan, dunia pendidikan, khususnya di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Magetan, dapat terus maju, berkembang, dan memberikan pelayanan terbaik,” ungkap Suharno.

Sementara itu, Camat Bendo menyampaikan bahwa penyelenggaraan Hari Santri dengan melibatkan banyak peserta juga berpotensi memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat setempat. Kehadiran ratusan anak didik, guru, dan wali santri dinilai dapat meningkatkan aktivitas perdagangan, terutama bagi pelaku UMKM di sekitar Lapangan Bendo.

“Dengan adanya kegiatan Hari Santri yang dipusatkan di Kecamatan Bendo ini, kami berharap UMKM di sekitar lokasi bisa semakin ramai dan aktivitas ekonominya berjalan dengan baik. Kehadiran ratusan anak didik beserta wali santri tentu menjadi peluang bagi para pedagang dan pelaku usaha lokal untuk meningkatkan penjualan,” ungkap Camat Bendo.

Ia menambahkan, kegiatan masyarakat berskala besar seperti ini dapat menjadi salah satu upaya untuk menumbuhkembangkan ekonomi kerakyatan. Karena itu, kegiatan keagamaan dan pendidikan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dari sisi sosial dan spiritual, tetapi juga membawa dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat.

“Harapan kami, dengan adanya kegiatan Hari Santri yang melibatkan banyak peserta ini, perekonomian Kecamatan Bendo ikut terdongkrak, terutama UMKM yang ada di wilayah Bendo. Dengan begitu, kegiatan seperti ini bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak,” tambahnya.

Peringatan Hari Santri Nasional menjadi momentum penting untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama dalam mempertahankan kemerdekaan sekaligus meneguhkan peran pendidikan keagamaan dalam membangun karakter bangsa.

Lebih dari sekadar perayaan, kegiatan Hari Santri di Kecamatan Bendo diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai keislaman, kedisiplinan, persaudaraan, dan semangat belajar kepada generasi muda, sekaligus memperkuat hubungan antara lembaga pendidikan dan masyarakat.

Sinergi antara madrasah, guru, wali santri, pemerintah, dan pelaku UMKM menjadi modal penting untuk membangun Kecamatan Bendo yang semakin maju. Dengan kegiatan yang melibatkan masyarakat secara luas, semangat Hari Santri diharapkan tidak hanya terasa di lingkungan pendidikan, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi pertumbuhan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Magetan.(goes)

About The Author