MAGETAN|Lawutv – Sebanyak 14 siswa SMP Negeri 1 Magetan mengikuti kegiatan Bootcamp Jurnalistik pada 17–18 Oktober 2026 di Bumi Perkemahan Alas Tua. Kegiatan ini menjadi upaya sekolah untuk mengembangkan kemampuan literasi, keterampilan menulis, serta kreativitas siswa dalam memanfaatkan media digital.
Dalam kegiatan tersebut, guru pembimbing ekstrakurikuler jurnalistik SMPN 1 Magetan menghadirkan dua pemateri dari kalangan praktisi media, yakni Soekoco dari Kompas.com dan tim Lawu TV. Keduanya memberikan materi dengan fokus pembelajaran yang berbeda, mulai dari teknik penulisan jurnalistik hingga motivasi dan pemanfaatan media sosial.
Soekoco dari Kompas.com memberikan materi tentang cara menulis yang baik dan benar sesuai kaidah jurnalistik. Para siswa diajak memahami bagaimana menyusun tulisan yang runtut, menggali informasi, mengolah fakta, serta menyajikan berita secara jelas, akurat, dan mudah dipahami pembaca.
Pembekalan ini diharapkan dapat membantu siswa mengembangkan kemampuan menulis, baik untuk kebutuhan karya jurnalistik sekolah maupun sebagai bekal dalam meningkatkan budaya literasi.
Sementara itu, tim Lawu TV lebih menitikberatkan materi pada motivasi menjadi generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan mampu memanfaatkan perkembangan media digital. Para siswa diperkenalkan dengan potensi media sosial seperti TikTok sebagai sarana untuk membuat konten positif, menyampaikan informasi, dan mengembangkan kreativitas.
Melalui materi tersebut, siswa diharapkan tidak sekadar menjadi pengguna media sosial, tetapi juga mampu menghasilkan konten yang edukatif, menarik, dan bermanfaat bagi masyarakat. Mereka juga didorong untuk lebih bijak dalam menggunakan media digital, memeriksa kebenaran informasi, serta memahami pentingnya etika dalam bermedia sosial.
Guru pembimbing ekstrakurikuler jurnalistik SMPN 1 Magetan berharap kegiatan bootcamp ini dapat menjadi momentum bagi para siswa untuk semakin mendalami ilmu jurnalistik, khususnya dalam keterampilan menulis dan mengikuti perkembangan media digital.
Ia berharap materi yang diberikan oleh kedua pemateri tidak berhenti pada kegiatan pelatihan saja, tetapi benar-benar dipraktikkan oleh siswa dalam kegiatan jurnalistik di sekolah maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pembekalan dari praktisi media, Bootcamp Jurnalistik ini diharapkan mampu menumbuhkan generasi muda yang terampil menulis, kreatif membuat konten, berpikir kritis, serta bertanggung jawab dalam menyampaikan informasi.
Kegiatan selama dua hari di Bumi Perkemahan Alas Tua tersebut sekaligus menjadi ruang belajar bagi siswa untuk mengembangkan potensi, membangun kepercayaan diri, dan memahami bahwa jurnalistik bukan hanya tentang menulis berita, tetapi juga tentang menyampaikan fakta dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


















