Guyub Rukun Warga RT 14 RW 05 Desa Poncol, Anggaran Rp3 Juta Berkembang Jadi Rp15 Juta Berkat Gotong Royong

MAGETAN – Semangat gotong royong kembali terlihat di lingkungan RT 14 RW 05, Desa Poncol, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Pembangunan cor berem, drainase, serta gorong-gorong dan pengecoran jalan yang semula hanya memiliki anggaran sekitar Rp3 juta, kini mampu berkembang hingga mencapai nilai sekitar Rp15 juta berkat swadaya dan kepedulian masyarakat. Ketua RT 14, Slamet, mengatakan…

Avatar agus

by

1 menit

Read Time

MAGETAN – Semangat gotong royong kembali terlihat di lingkungan RT 14 RW 05, Desa Poncol, Kecamatan Poncol, Kabupaten Magetan. Pembangunan cor berem, drainase, serta gorong-gorong dan pengecoran jalan yang semula hanya memiliki anggaran sekitar Rp3 juta, kini mampu berkembang hingga mencapai nilai sekitar Rp15 juta berkat swadaya dan kepedulian masyarakat.

Ketua RT 14, Slamet, mengatakan bahwa seluruh proses pembangunan dilakukan secara swadaya. Antusiasme warga dan para dermawan menjadi kunci utama sehingga pekerjaan dapat berjalan dengan baik.

Sejumlah bantuan yang diterima di antaranya berupa uang tunai dan material bangunan. Donasi tersebut berasal dari berbagai pihak, antara lain P. Marhaban (6 zak semen), P. Muhri (Rp500 ribu), Abah (5 zak semen), P. Nardi (Rp300 ribu), P. Juari (Rp200 ribu), P. Nasrudin/P. Senen (Rp200 ribu), P. Sono (Rp300 ribu untuk pengganti tenaga), Gus Tofa (Rp500 ribu), Gus Siroj (7 zak semen), B. Carik (Rp200 ribu), P. Wagi (Rp200 ribu untuk pengganti tenaga), serta P. Daman (Rp200 ribu).

Menurut Slamet, bantuan tersebut menunjukkan tingginya kepedulian masyarakat terhadap pembangunan lingkungan. Selain memberikan sumbangan dana dan material, warga juga bergotong royong menyumbangkan tenaga sehingga biaya pembangunan dapat ditekan dan hasilnya jauh melebihi anggaran awal.

“Ini menjadi bukti bahwa budaya guyub rukun masih sangat kuat di tengah masyarakat. Dengan kebersamaan, pekerjaan yang awalnya hanya didukung anggaran sekitar Rp3 juta kini nilainya bisa mencapai kurang lebih Rp15 juta,” ujarnya.

Pembangunan cor berem, drainase, serta gorong-gorong dan pengecoran jalan ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan serta keselamatan warga dalam beraktivitas sehari-hari. Keberhasilan tersebut sekaligus menjadi contoh bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih menjadi kekuatan utama masyarakat Desa Poncol dalam membangun lingkungan secara mandiri.

About The Author