MAGETAN, LAWU TV – Kegiatan Ngasik (Ngaji Asyik) yang digelar Karang Taruna Kerta Jaya Kelurahan Bulukerto, Kecamatan Magetan, diharapkan menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk memperkuat nilai keagamaan sekaligus membangun karakter kepemimpinan.
Lurah Bulukerto, Widya, berharap kegiatan yang mengusung tema “Menjadi Pemuda yang Dirindukan Allah SWT” tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial atau gebrakan sesaat. Sebaliknya, Ngaji Asyik diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin, bahkan menjadi agenda bulanan.
Menurutnya, kegiatan semacam ini memiliki nilai penting dalam membangun generasi muda yang berkarakter, berakhlak, serta memiliki semangat untuk menjadi calon pemimpin masa depan yang luar biasa.
“Harapannya, kegiatan Ngaji Asyik ini bisa terus dilaksanakan setiap bulan. Jangan sampai hanya menjadi sebuah gebrakan saja, tetapi benar-benar berkelanjutan dan memberikan manfaat bagi para pemuda,” demikian harapan Lurah Bulukerto.
Ia juga berharap kegiatan tersebut tidak hanya diikuti pemuda Kelurahan Bulukerto. Generasi muda dari berbagai wilayah di Kabupaten Magetan diharapkan turut hadir dan berpartisipasi, sehingga Ngaji Asyik dapat menjadi wadah kebersamaan lintas kelurahan dan komunitas.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Iman, Sabtu (7/11/2026), mulai pukul 07.30 WIB hingga selesai ini dikemas dengan suasana santai dan menarik. Selain kajian keagamaan, acara juga menghadirkan penampilan akustik dari SMP 1 Magetan, serta dipandu master of ceremony Uni dan Syifa.
Pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Ir. K. H. Mukhtar Wahid, S.T., M.T. Untuk menambah daya tarik, panitia juga menyediakan berbagai aktivitas seperti permainan menarik, lingkungan positif, serta 100 porsi crepes gratis bagi peserta yang datang lebih awal dan fasilitas photo booth.
Ngaji Asyik menjadi salah satu bentuk kreativitas Karang Taruna dalam menghadirkan kegiatan keagamaan yang dekat dengan dunia anak muda. Pendekatan yang santai, interaktif, dan menyenangkan diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk lebih aktif dalam kegiatan positif.
Lebih dari sekadar pengajian, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang pembinaan karakter, memperkuat nilai spiritual, sekaligus menumbuhkan jiwa kepemimpinan di kalangan generasi muda.
Harapan Lurah Bulukerto menjadi pesan penting bahwa membangun pemuda tidak cukup hanya melalui kegiatan sesaat. Diperlukan konsistensi, kolaborasi, dan keterlibatan lebih luas agar kegiatan seperti Ngaji Asyik benar-benar tumbuh menjadi gerakan positif bagi generasi muda Magetan.















