Advertisement

Dosen Unesa Dorong Penguatan Literasi Digital Orang Tua Diaspora Indonesia di Kuala Lumpur

KUALA LUMPUR – Tim dosen Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mendorong penguatan literasi digital bagi orang tua diaspora Indonesia di Kuala Lumpur, Malaysia. Program pengabdian kepada masyarakat ini diarahkan untuk meningkatkan kemampuan orang tua dalam mendampingi anak menggunakan teknologi digital secara aman, bijak, dan produktif.

Program bertajuk Penguatan Literasi Digital Orang Tua Diaspora Indonesia untuk Pendampingan Pembelajaran Anak di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur tersebut berangkat dari semakin besarnya peran teknologi dalam proses pendidikan. Akses terhadap berbagai sumber belajar digital dinilai membuka peluang bagi anak untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga menghadirkan risiko yang perlu diantisipasi.

Risiko tersebut antara lain paparan informasi yang tidak sesuai usia, penyalahgunaan teknologi, serta penggunaan gawai yang kurang terarah. Karena itu, orang tua dinilai perlu memiliki pemahaman yang memadai agar dapat mendampingi aktivitas digital anak, bukan sekadar mengoperasikan perangkat.

Dalam konteks keluarga diaspora Indonesia di Kuala Lumpur, penguatan literasi digital juga diarahkan untuk membangun sinergi antara keluarga dan sekolah. Orang tua diharapkan mampu membantu anak memilih sumber informasi yang kredibel, memanfaatkan platform pembelajaran, serta membangun kebiasaan digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Tim pengusul menilai pendampingan keluarga menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung perkembangan akademik dan pembentukan karakter anak di tengah pesatnya perubahan teknologi.

Selain aspek teknis, literasi digital juga mencakup pemahaman mengenai etika, keamanan, dan tanggung jawab saat beraktivitas di ruang digital. Pendekatan ini diharapkan membantu anak mengembangkan kemampuan berpikir kritis sekaligus menggunakan teknologi secara lebih tepat.

Tim pengusul kegiatan terdiri atas Bayu Rama Laksono, S.E., M.Ak.; Dr. Riki Nasrullah, M.Hum.; Bonda Sishephaputra, M.Kom.; Suyanti Fatma Umayfa, S.S., M.A.; Dr. Nurul Khotimah, S.Pd., M.Pd.; Fandi Fatoni, S.Pd., M.S.M.; Syahid Akhmad Faisol, S.H., M.H.; dan Dr. Khusnul Khotimah, S.Pd., M.Pd.

Tim multidisipliner tersebut menggabungkan perspektif akuntansi, teknologi informasi, bahasa dan humaniora, pendidikan, manajemen, serta hukum untuk mendukung penguatan kapasitas orang tua dalam menghadapi tantangan pendidikan berbasis teknologi.

Melalui program pengabdian kepada masyarakat ini, tim berharap literasi digital dapat menjadi bekal bagi orang tua diaspora Indonesia dalam mendampingi proses belajar anak. Penguatan peran keluarga juga diharapkan mendukung terbentuknya generasi yang cakap digital, berkarakter, kritis, serta mampu memanfaatkan teknologi secara bertanggung jawab.

Meski demikian, keberhasilan upaya tersebut membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Kolaborasi antara perguruan tinggi, sekolah, dan keluarga menjadi penting agar pendampingan literasi digital tidak berhenti pada penguasaan perangkat, tetapi juga membangun kebiasaan penggunaan teknologi yang aman dan bermanfaat.(goes)

About The Author