MAGETAN, Lawu TV — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melalui Program Studi Teknik Informatika mengembangkan website direktori terintegrasi sebagai media promosi digital bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sentra industri kulit di Desa Mojopurno, Kecamatan Ngariboyo, Kabupaten Magetan.
Pengembangan website tersebut menjadi bagian dari rangkaian program kerja KKNT UNESA di Desa Mojopurno yang dilaksanakan pada September 2026. Kehadiran platform digital ini diharapkan dapat membantu memperkenalkan berbagai produk kerajinan kulit Mojopurno kepada masyarakat yang lebih luas.
Website direktori tersebut dirancang sebagai pusat informasi digital yang menghimpun berbagai UMKM industri kulit dalam satu platform. Pengunjung dapat memperoleh informasi mengenai profil usaha, deskripsi produk, katalog, hingga kontak pelaku usaha.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKNT UNESA tidak hanya membangun tampilan website, tetapi juga menyusun informasi masing-masing UMKM agar lebih mudah diakses oleh calon konsumen.
Setiap UMKM ditampilkan dalam halaman direktori yang memuat informasi usaha dan produk yang dihasilkan. Dengan konsep tersebut, masyarakat dapat mengenal berbagai produk kulit asal Desa Mojopurno melalui satu situs tanpa harus mencari informasi dari berbagai sumber.
Salah satu mahasiswa KKNT UNESA yang terlibat dalam kegiatan tersebut menjelaskan bahwa website tersebut dikembangkan untuk membantu pelaku usaha memperluas jangkauan promosi.
“Kami ingin mengembangkan UMKM berbasis digital agar produk kulit dari Mojopurno lebih mudah dikenal masyarakat luas, sehingga kami membuat website yang memuat profil, katalog produk, sampai kontak usahanya,” ujarnya.
Permudah Konsumen Menghubungi Pelaku UMKM
Salah satu fitur yang menjadi bagian penting dari website tersebut adalah integrasi kontak usaha. Fitur ini memungkinkan calon pembeli yang tertarik dengan produk untuk langsung menghubungi pelaku UMKM terkait.
Dengan demikian, calon konsumen tidak perlu mencari nomor kontak atau informasi usaha secara terpisah. Mereka cukup melihat katalog produk yang tersedia, kemudian menghubungi pelaku usaha melalui informasi kontak yang telah disediakan.
Pengembangan website ini juga menjadi bagian dari upaya mahasiswa KKNT UNESA dalam menerapkan teknologi informasi secara langsung di tengah masyarakat. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan pengalaman akademik, tetapi juga turut memberikan kontribusi terhadap pengembangan potensi ekonomi lokal.
Digitalisasi promosi dinilai dapat menjadi salah satu sarana bagi UMKM sentra industri kulit Mojopurno untuk memperkenalkan produk secara lebih luas. Terlebih, produk kerajinan kulit dari desa tersebut memiliki potensi untuk menjangkau konsumen di luar wilayah Magetan.
Melalui program tersebut, mahasiswa KKNT UNESA berharap website direktori yang dikembangkan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh pelaku UMKM sebagai salah satu media promosi dan penyampaian informasi usaha.
Pengembangan website direktori terintegrasi ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa UNESA dalam mendukung transformasi digital UMKM serta memperkuat promosi industri kulit Desa Mojopurno, Kabupaten Magetan.(goes)

















