MAGETAN – Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kabupaten Magetan dijadwalkan menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama yayasan, mitra, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (KaSPPG), serta akuntan SPPG se-Kabupaten Magetan, Kamis (13/8/2026).
Rakor tersebut menjadi tindak lanjut hasil Rapat Koordinasi Satgas Pangan Polres Magetan pada Kamis (6/8/2026) dan rapat di ruang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Magetan pada Senin (10/8/2026).
Berdasarkan surat undangan Sekretariat Daerah Kabupaten Magetan tertanggal 11 Agustus 2026, pertemuan tersebut secara khusus membahas stabilisasi pasokan dan harga bahan pangan yang berkaitan dengan pelaksanaan program MBG di Kabupaten Magetan.
Rakor dijadwalkan berlangsung mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai, bertempat di Pendopo Surya Graha Magetan. Peserta yang diundang meliputi yayasan, mitra, KaSPPG, dan akuntan SPPG se-Kabupaten Magetan.
Agenda ini menunjukkan adanya perhatian pemerintah daerah bersama unsur terkait terhadap ketersediaan bahan pangan dan perkembangan harga dalam mendukung keberlangsungan program MBG.
Stabilitas pasokan menjadi salah satu aspek penting karena pelaksanaan MBG membutuhkan bahan pangan secara rutin dalam jumlah yang cukup. Di sisi lain, perubahan harga komoditas pangan juga dapat menjadi tantangan dalam menjaga kelancaran penyediaan menu makanan bergizi.
Melalui rakor tersebut, para pihak diharapkan dapat menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi, sehingga persoalan yang berkaitan dengan pasokan maupun harga bahan pangan dapat diantisipasi secara bersama-sama.
Namun, surat undangan tersebut tidak merinci hasil evaluasi maupun langkah teknis yang akan diambil terkait stabilisasi harga dan pasokan. Karena itu, hasil pembahasan dalam rakor menjadi hal penting untuk diketahui, khususnya terkait kebijakan maupun solusi yang nantinya disepakati.
Pemerintah Kabupaten Magetan juga mengundang seluruh unsur yang terlibat dalam pengelolaan SPPG untuk hadir dalam pertemuan tersebut. Kehadiran yayasan, mitra, KaSPPG, dan akuntan diharapkan dapat memberikan gambaran dari berbagai sisi mengenai pelaksanaan program MBG di lapangan.
Rakor ini sekaligus menjadi ruang koordinasi antara pemerintah daerah dan para pelaksana MBG agar program dapat berjalan secara berkelanjutan dengan memperhatikan ketersediaan bahan pangan, harga yang wajar, serta tata kelola yang baik.
Dengan demikian, pembahasan stabilisasi pasokan dan harga pangan tidak hanya berkaitan dengan aspek biaya, tetapi juga menyangkut keberlangsungan penyediaan makanan bergizi bagi penerima manfaat program MBG di Kabupaten Magetan.(goes)










