MADIUN |Lawu TV– Persaingan dalam ajang TWC Basketball 2026 dipastikan berlangsung menarik. Panitia telah merilis bagan pertandingan untuk sejumlah kategori, mulai dari tingkat SD hingga SMP, dengan mempertemukan tim-tim basket dari berbagai daerah.
Berdasarkan bagan pertandingan yang dirilis, kompetisi menggunakan format berbeda sesuai kategori. Sejumlah kategori menerapkan sistem gugur, sementara kategori SD Upper Putri menggunakan sistem round robin.
Pada kategori SD Lower Free Gender, sejumlah pertandingan awal mempertemukan Infinity melawan Anak Singkong, Lion Force menghadapi Low Mith, serta Alpha Midi yang berada di jalur pertandingan berikutnya. Di sisi lain, terdapat pula Sky Kids yang akan berhadapan dengan Deer Hunter, SD Muhammadiyah 4 melawan Krucil Yahood, serta Shooting Star yang berada di jalur kanan bagan.
Sementara itu, kategori SD Upper Putra juga menyajikan sejumlah pertandingan menarik. SDK Sanmar Kediri dijadwalkan menghadapi PASBQ, sedangkan Fortune Hoops bertemu My Optic Basketball. Jofa Brush juga akan berhadapan dengan Red Ocean.
Dari sisi lainnya, APPA dijadwalkan melawan Starhoop, Spartan Guntur menghadapi The Raptors, serta Origins yang berada di jalur menuju babak berikutnya.
Untuk kategori SD Upper Putri, format pertandingan menggunakan sistem round robin. Empat tim yang ambil bagian yakni Four Stars, The Mith Girls, Sakading Kadung, dan Mr Su Girls. Keempat tim akan bersaing mengumpulkan hasil terbaik untuk menentukan posisi akhir.
Persaingan tak kalah menarik tersaji di kategori SMP Putra. Sejumlah pertandingan awal mempertemukan Three Mafia kontra Soyus, Mr. SU Boys menghadapi MH B, serta MH A melawan Cak Yes Squad.
Di jalur lainnya terdapat Karbol Team kontra Doa Ibu, kemudian Stepa yang berada dalam jalur pertandingan berikutnya. Sementara dari sisi kanan, Satdua akan berhadapan dengan Sakadung Kading, sedangkan Omjul menghadapi Pero65.
Pertandingan lainnya mempertemukan Triple Threats melawan Ducarti, serta IWFA kontra Resbob. Furab juga berada dalam jalur perebutan tiket menuju babak selanjutnya.
Dengan sistem pertandingan yang telah ditentukan, setiap tim dituntut tampil maksimal sejak laga pertama. Format sistem gugur membuat kesalahan kecil dapat mengakhiri langkah sebuah tim, sehingga konsentrasi, kerja sama, dan strategi menjadi faktor penting untuk melaju hingga babak final.
Ajang TWC Basketball 2026 pun diprediksi menjadi wadah kompetisi sekaligus pembinaan bagi para pemain muda. Selain mengejar prestasi, turnamen ini diharapkan mampu menumbuhkan sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta semangat kompetisi di kalangan pelajar.
Publik pencinta basket kini tinggal menantikan jalannya pertandingan dan melihat tim mana yang mampu menunjukkan konsistensi terbaik hingga menjadi juara pada masing-masing kategori.(goes)







